Senin, 15 November 2010

ISD 4 "Artikel Bencana Alam 1 => Tema : Gempa Bumi Sulawesi Barat "

GEMPA BUMI SULAWESI BARAT


Terjadi gempa bumi pada tanggal 16 Juni 2010, pukul 07.52 waktu lokal di Mamuju, Sulawesi Barat dengan berkekuatan 5,1 Skala Ritcher. Gempa terjadi [ada kedalaman 10 km di 91 km barat daya Palu, Sulawesi Tengah. Dampak pada gempa bumi ini menyebabkan 1 orang tewas di Desa Kasano, kecamatan beras. Sementara korban yang terluka mencapai 135 orang. Sebagian besar luka ringan dan 6 korban lainnya mengalami cidera dan patah tulang. Dampak lain pada gempa ini menyebabkan 94 rumah rusak dari rusak ringan sampai rusak parah. Gempa bumi ini menyebabkan semburan gas di Kecamatan Beras.

http://id.wikipedia.org/wiki/gempa_bumi_sulawesi_barat_2010

Pendapat saya tentang artikel diatas yaitu :
Pemerintah segera antusias dan mengeluarkan bantuan terhadap korban bencana alam tersebut. Jika tidak ditangani dengan baik, maka para korban akan terlantar. Perbanyak penelitian jika gempa terjadi lagi, maka masyarakat di himbau agar waspada dan jangan panik dan akan mengurangi korban bencana alam tersebut. Penuhi sandang pangan dan papan yang telah hilang akibat bencana tersebut. Tak lupa alokasi/ melakukan pendataan bagi masyarakat yang rumahnya rusak parah maupun rusak ringan agar segera di renovasi dengan bantuan dari pemerintah maupun para donatur.

ISD 4 "Artikel Bencana Alam 1 => Tema : Banjir Bandang Wasior "

BANJIR BANDANG WASIOR
Angka korban tewas akibat banjir bandnag di kota Wasior, Kabupaten teluk Wandoma, Papua Barat terus bertambah. Sampai dengan pukul 16.00, korban tewas yang sudah ditemukan sebanyak 83 orang.
“64 orang lainnya dinyatakan hilang. Mereka diperkirakan tertimbun lumpur setinggi 2-3 meter atau hilang terbawa banjir ke laut,” kata Staff Khusus Presiden bidang Otda, Velix Wanggai, Rabu (6/10/2010/
www.detiknews.com
Pendapat saya tentang artikel diatas
Pemda harus tanggap dengan mengerahkan seluruh satuan keamanan/ TNI/ POLISI, maupun para relawan untuk melakukan evakuasi dalam pencarian korban. Selain itu, pemda juga harus meminta dana sebagai ganti rugi mereka. Sediakan pakaian, peralatan medis, tenda, masker dan kantong jenazah untuk memenuhi kebutuhan korban tersebut. Banjir bandang juga diprediksi terjadi karena curah hujan yang tinggi dan kemudian air hujan mengalir deras ke arah kota Wasior yang berada pada daerah dataran rendah atau di kaki gunung. Untuk pencegahan, pemda harus aktif menghimbau masyarakatnya untuk bekerjasama dalam membuat kawasan hijau (reboisasi). Selain itu, penyerapan air dengan cara mengurangi pengkonsumsian air tanah secara langsung juga membantu dunia untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Minggu, 14 November 2010

ISD 4 "Artikel Bencana Alam 1 => Tema : Tanah Longsor-Gowa Jeneponto "

TANAH LONGSOR GOWA-JENEPONTO

Selasa, 26 Oktober 2010 00:28 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 715kali Sungguminasa, Sulsel (ANTARA News)
Dua korban bencana tanah longsor yang terjadi di perbatasan Kabupaten Gowa-Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin hingga kini belum ditemukan.
Kedua korban itu yakni Muis bin saleh (20) dan syarif bin saleh (18) yang juga warga desa Datara, kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, aparat kepolisian Resor Kota Gowa dibantu tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gowa bersama dengan tim pencari dan penyelamat (SAR) Universitas Hasanuddin (Unhas) masih berusaha melakukan pencarian terhadap kedua korban yang hilang akibat hantaman longsor tersebut. Kapolresta Gowa, AKBP Totok Lisdianto, SIK menyatakan, dirinya sudah memerintahkan anggotanya yang berkoordiasi bersama Tim Tagana Gowa serta tim SAR Unhas melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang. Dikatakannya, pencarian terhadap keduanya akan dilakukan hingga 3 hari berikutnya.untuk memperkuat pencarian itu, tim Tagana Detasemen A Brimob Pabaeng-baeng Polda Sulselbar akan bergabung pada selasa (26/10).
“untuk memaksimalkan pencarian, kita akan mengerahkan bantuan Tagana Brimob dan dengan bantuan ini diharapkan agar kedua korban bisa segera ditemukan,” jelasnya.
Dia menuturkan, berdasarkan keterangan saksi mata, diduga kedua korban terseret arus sungai Esere yang berada tidak jauh dari lokasi kebun korban karena korban terlihat terakhir kali terjatuh akibat terpaan longsor ke sungai Esere.
Menurutnya, terdapat sepuluh lokasi longsor yang menutup akses jalan poros Tompobulu dan Biringbulu serta jalan menuju kabupaten Janeponto. Delapan diantaranya terdapat pada kecamatan Biringbulu, selebihnya terdapat di Kecamatan Tompobulu. (MH/K004).

Menurut pendapat saya
Terjadinya longsor diakibatkan karena struktur dari tanah yang labil. Apabila berkontaminasi dengan air dapat mengakibatkan pergeseran dari tanah. Ini dikarenakan juga manusia yang kurang merawat alam. Seperti penebangan pohon secara liar yang mengakibatkan erosi dan terjadi banjir. Saya berharap kepada penduduk Tompobulu yang menetap di setiap lereng gunung untuk waspada serta menghindari kemungkinan terjadinya longsoran tanag. Pemerintah juga harusnya menanggapi dan memberi larangan bagi para penduduk yang bermukim di lereng gunung yang tidak sesuai dengan jarak aman untuk bermukim/ bertempat tinggal di lereng gunung ( safety distance)

ISD 4 "Artikel Bencana Alam 1 => Tema : Tsunami Mentawai"

Tsunami Mentawai

Indonesia kembali berduka. Wilayah Indonesia bagian barat tepatnya Kepulauan Mentawai, mengalami tsunami yang berkekuatan lebih dari 7 skala richter. Korban akibat tsunami bukan hanya penduduk asli, namun banyak juga warga asing dari Australia juga, dan kabarnya ada sekitar 9 orang peselancar setelah menumpangi kapal yang diterjang gelombang pasang tsunami. Sejauh ini korban diperkirakan mencapai puluhan orang dan ratusan yang belum ditemukan.

Pendapat saya mengenai bencana alam Tsunami Kepulauan Mentawai yaitu :

Seharusnya bencana tsunami harus dapat diprediksi dengan adanya ilmu serta pengetahuan di dunia modern ini, sehingga dapat mengurangi jumlah korban dan kerugian yang di akibatkan oleh bencana tsunami. Serta ke ikut peranan pemeritah yang harus tanggap akan nasib para pengungsi yang sekarang mulai kekurangan pangan dan mulai datangnya penyakit akibat dari tsunami. Segera dirikan pos pengungsian, dapur umum, dan membuka lebar untuk para relawan untuk mengirimkan bantuan sebanyak-banyaknya. Bangun kembali kota yang sudah hancur, terutama tempat beribadah. Bantu mereka dengan memulihkan kembali trauma akibat dari penyaksian langsung tsunami dan kehilangan sanak saudara mereka. Tsunami memang sulit untuk ditebak kapan ia datang, namun berjaga-jaga/ waspada itu sangatlah penting.

Senin, 25 Oktober 2010

ISD 3, farhah "Masyarakat - demokrasi-Rumus Kematian/kelahiran"

Dasar – Dasar Demografi
Pertambahan Jumlah Penduduk
Rumus : Pt = P0 + (B-D) + (Mm-Mk)
Keterangan
Pt = Jumlah penduduk pada tahun t
P0 = jumlah penduduk pada tahun dasar (0)
B = jumlah kelahiran pada jangka waktu 0 dan t
D = jumlah kematian dalam jangka waktu 0 dan t
Mm = jumlah migran masuk dalam jangka waktu 0 dan t
Mk = jumlah migran keluar dalam jangka waktu 0 dan t

Pertumbuhan penduduk Eksponensial
Rumus :
1 Pt
r = --- x ln ( ----- )
t P0

keterangan :
r = angka pertumbuhan penduduk pertahun
t = selisih tahun t dengan tahun dasar
e = bilangan pokok sistem logaritma natural (2,71828)

contoh
Jumlah penduduk tahun 1990 = 6.059.564 dan meningkat menjadi 6.980.589 pada tahun 2000. Maka pertumbuhan penduduk per tahun secara eksponensial pada tahun 1990-2000 adalah
1 Pt
r = --- x ln ( ----- )
t P0
1 6.980.589
r = --------------- x ln ( --------------- )
2000-1990 6.059.564
1
= ----- x ln (1,151995) = 0,01415 = 1,415 % per tahun
10

Fertilitas permasalahan
Perbedaan fertilitas dan fecunditas
Fertilitas adalah jumlah kelahiran hidup oleh seorang atau sekelompok perempuan (nyata lahir)
Fecunditas adalah kemampuan biologis perempuan untuk menghasilkan anak lahir hidup (potensi)

Fertilitas konsep&Definisi
Fertilitas : Hasil reproduksi yang nyata dari seorang atau sekelompok perempuan. Menyangkut
Banyaknya bayi dilahirkan hidup
Fecunditas : kemampuan biologis (potensi fisik) seorang atau sekelompok perempuan untuk melahirkan
Lahir Hidup : kelahiran bayi tanpa memperhitungkan lama dalam kandungan pada saat dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti bernafas, jantung, berdenyut, menangis
Lahir mati : kelahiran yang berumur paling sedikit 28 minggu dalam kandungan tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan
Abortus : kematian janin dalam kandungan dengan umur kandungan kurang dari 28 minggu (disengaja dan tidak di sengaja)
Masa Reproduksi : perempuan berumur 15-49 tahun atau usia subur

Tugas 3 (ISD), Farhah, 12110612, 1ka31 (migrasi)

Migrasi
Migrasi adalah perpindahan suatu kelompok/ penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara/ administrasi dengan tujuan secara permanen (tetap). Migrasi juga merupakan bagian dari mobilitas penduduk yang bisa diartikan sebagai perpindahan pendudukdari suatu daerah ke daerah lain yang bersifat permanen(tetap) maupun non permanen (tidak tetap). Contoh mobiltas penduduk pada non permanen (tidak tetap), yakni turis lokal/ maupun mancanegara yang hanya berlibur dalam kurun waktu tertentu/ singkat. Dalam migrasi internasional, ada juga disebut perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang bertempat pada sekitar wilayah atau negara saja.
Jenis-jenis migrasi
a. Migrasi internasional
Merupakan perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain.
Migrasi internasional dapat dibedakan menjadi 2 macam :
1. Imigrasi
Yaitu Masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap.
Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
2. Emigrasi
Yaitu keluarnya penduduk dari suatu negar ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigran/ remigrasi/ repatriasi (kembalinya imigran ke negara asalnya)
Proses Imigrasi
Proses imigrasi di Indonesia sangat lambat dan mengecewakan masyarakat. Proses yang banyak memakan waktu
Contoh kasus proses imigrasi pada situs kapanlagi.com koran antara....

Proses imigrasi di bandara Arab Saudi yang memakan waktu berjam-jam cukup melelahkan jemaah calon haji yang memang sudah letih sebelumnya karena perjalanan panjang dalam penerbangan dari bandara embarkasi di tanah air.
ANTARA melaporkan dari Jeddah, Kamis, setibanya di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, jemaah melakukan antrian panjang untuk diperiksa petugas imigrasi bandara mengenai kelengkapan dan kecocokan dokumen imigrasi mereka seperti paspor, visa masuk dan kartu kedatangan (entry card).
Keterlambatan
Belum lagi bila terjadi keterlambatan pesawat, seperti yang dialami pada kloter 7 embarkasi Makassar/Ujung pandang, jemaah haji menempuh perjalanan total sekitar 29 jam untuk mencapai Madinah.
Pesawat Airbus A330 yang berangkat dari bandara embarkasi Ujung Pandang, Rabu pukul10.15 waktu setempat mengalami keterlambatan akibat gangguan pada unit akselerasi (Accceleration Power Unit/APU) saat transit dan mengisi bahan bakar di Batam.
Jadi penerbangan dari Makassar (berangkat pukul 10.15 ke Jeddah (tiba pukul 23.30 waktu setempat atau pukul 03.30.00 dinihari di Makassar memerlukan waktu 17 jam lima belas menit, ditambah proses imigrasi lima jam, istirahat sekitar satu atau dua jam di bandara KAA dan perjalanan sekitar tujuh jam Jeddah - Madinah, jemaah calhaj total menempuh perjalanan sekitar 29 jam untuk mencapai Madinah.

ISD 3, farhah "kebudayaan"

Kebudayaan Adat Sunda
Sunda berasal dari kata Su = Bagus/ Baik, segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan, orang Sunda diyakini memiliki etos/ watak/ karakter Kasundaan sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Watak / karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (pandai/ cerdas) yang sudah dijalankan sejak jaman Salaka Nagara sampai ke Pakuan Pajajaran, telah membawa kemakmuran dan kesejahteraan lebih dari 1000 tahun.
Sunda merupakan kebudayaan masyarakat yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa namun dengan berjalannya waktu telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Sebagai suatu suku, bangsa Sunda merupakan cikal bakal berdirinya peradaban di Nusantara, di mulai dengan berdirinya kerajaan tertua di Indonesia, yakni Kerajaan Salakanagara dan Tarumanegara. Sejak dari awal hingga kini, budaya Sunda terbentuk sebagai satu budaya luhur di Indonesia. Namun, modernisasi dan masuknya budaya barat lambat laun mengikis keluhuran budaya Sunda, yang membentuk etos dan watak manusia Sunda.
Makna kata Sunda sangat luhur, yakni cahaya, cemerlang, putih, atau bersih. Makna kata Sunda itu tidak hanya ditampilkan dalam penampilan, tapi juga didalami dalam hati. Karena itu, orang Sunda yang 'nyunda' perlu memiliki hati yang luhur pula. Itulah yang perlu dipahami bila mencintai, sekaligus bangga terhadap budaya Sunda yang dimilikinya.
Setiap bangsa memiliki etos, kultur, dan budaya yang berbeda. Namun tidaklah heran jika ada bangsa yang berhasrat menanamkan etos budayanya kepada bangsa lain. Karena beranggapan, bahwa etos dan kultur budaya memiliki kelebihan. Kecenderungan ini terlihat pada etos dan kultur budaya bangsa kita, karena dalam beberapa dekade telah terimbas oleh budaya bangsa lain. Arus modernisasi menggempur budaya nasional yang menjadi jati diri bangsa. Budaya nasional kini terlihat sangat kuno, bahkan ada generasi muda yang malu mempelajarinya. Kemampuan menguasai kesenian tradisional dianggap tak bermanfaat. Rasa bangsa kian terkikis, karena budaya bangsa lain lebih terlihat menyilaukan. Kondisi memprihatinkan ini juga terjadi pada budaya Sunda, sehingga orang Sunda kehilangan jati dirinya.
Untuk menghadapi keterpurukan kebudayaan Sunda, ada baiknya kita melangkah ke belakang dulu. Mempelajari, dan mengumpulkan pasir mutiara yang berserakan selama ini. Banyak petuah bijak dan khazanah ucapan nenek moyang jadi berkarat, akibat tidak pernah tersentuh pemiliknya. Hal ini disebabkan keengganan untuk mempelajari dengan seksama, bahkan mereka beranggapan ketinggalan zaman. Bila dipelajari, sebenarnya pancaran etika moral Sunda memiliki khazanah hikmah yang luar biasa. Hal itu terproyeksikan lewat tradisinya. Karena itu, marilah kita kenali kembali, dan menguak beberapa butir peninggalan nenek moyang Sunda yang hampir.
Ada beberapa etos atau watak dalam budaya Sunda tentang satu jalan menuju keutamaan hidup. Selain itu, etos dan watak Sunda juga dapat menjadi bekal keselamatan dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Etos dan watak Sunda itu ada lima, yakni cageur, bageur, bener, singer, dan pinter yang sudah lahir sekitar jaman Salakanagara dan Tarumanagara. Ada bentuk lain ucapan sesepuh Sunda yang lahir pada abad tersebut. Lima kata itu diyakini mampu menghadapi keterpurukan akibat penjajahan pada zaman itu. Coba kita resapi pelita kehidupan lewat lima kata itu. Semua ini sebagai dasar utama urang Sunda yang hidupnya harus 'nyunda', termasuk para pemimpin bangsa.
Cara meresapinya dengan memahami artinya. Cageur, yakni harus sehat jasmani dan rohani, sehat berpikir, sehat berpendapat, sehat lahir dan batin, sehat moral, sehat berbuat dan bertindak, sehat berprasangka atau menjauhkan sifat suudzonisme. Bageur yaitu baik hati, sayang kepada sesama, banyak memberi pendapat dan kaidah moril terpuji ataupun materi, tidak pelit, tidak emosional, baik hati, penolong dan ikhlas menjalankan serta mengamalkan, bukan hanya dibaca atau diucapkan saja. Bener yaitu tidak bohong, tidak asal-asalan dalam mengerjakan tugas pekerjaan, amanah, lurus menjalankan agama, benar dalam memimpin, berdagang, tidak memalsu atau mengurangi timbangan, dan tidak merusak alam. Singer, yaitu penuh mawas diri bukan was-was, mengerti pada setiap tugas, mendahulukan orang lain sebelum pribadi, pandai menghargai pendapat yang lain, penuh kasih sayang, tidak cepat marah jika dikritik tetapi diresapi makna esensinya. Pinter, yaitu pandai ilmu dunia dan akhirat, mengerti ilmu agama sampai ke dasarnya, luas jangkauan ilmu dunia dan akhirat walau berbeda keyakinan, pandai menyesuaikan diri dengan sesama, pandai mengemukakan dan membereskan masalah pelik dengan bijaksana, dan tidak merasa pintar sendiri sambil menyudutkan orang lain.